JAKARTA - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Ubaidilah Amin menyampaikan pandangannya terkait pemenuhan kebutuhan biologis warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas). Ia berpandangan penggunaan alat bantu seks dapat dipertimbangkan untuk diperbolehkan di dalam lapas.
Ubaidilah menilai setiap orang memiliki kebutuhan dan hasrat biologis yang berbeda. Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu dikelola agar tidak menimbulkan persoalan lain.
"Sudut pandang saya boleh, tapi tidak baik. Kenapa demikian, setiap orang punya hasrat biologis yang berbeda dan tentunya jika hasrat itu tidak dilampiaskan akan menimbulkan penyakit dan tentunya emosi yang tidak terkendalikan," kata Ubaidilah dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).
"Secara pandangan agama Islam, untuk melampiaskan hasrat biologis dengan cara-cara yang sudah diajarkan agama, dengan cara menikah, atau jika belum mampu kita diminta untuk berpuasa," ujarnya.