JAKARTA - Ade Irma Suryani, putri bungsu Jenderal A.H. Nasution menjadi salah satu korban penembakan saat peristiwa G30S PKI. Ade Irma meninggal di usia 5 tahun pada 6 Oktober 1965, atau tepat 61 tahun silam.
Ade harus mengalami kejadian mencekam saat usianya baru 5 tahun dan menjadi korban dalam peristiwa kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Jenderal Nasution dan keluarganya saat itu berada di Menteng Jakarta Pusat pada 30 September 1965. Pasukan Cakrabirawa menyerbu dan akan menghabisi Jenderal Nasution.
Dilansir beragam sumber, saat peristiwa Subuh berdarah itu terjadi, Ade Irma sedang tidur bersama ayah dan ibunya, Jenderal Nasution dan Johana Soenarti.
Jenderal Nasution dan istrinya mendengar pergerakan di dalam rumah mereka. Johana meminta suaminya untuk kabur melalui dinding belakang dan dirinya membuka perlahan pintu agar tidak ketahuan pasukan yang sedang menyerbu.
Adik Jenderal Nasution, Mardiah segera menggendong Ade Irma untuk menyelamatkannya ke kamar lain. Sayangnya Mardiah salah membuka pintu dan mereka pun tertembak.