Peristiwa tersebut menjadi perhatian sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat berada di sekitar bendungan, sungai, kolam, maupun perairan lainnya, khususnya bagi anak-anak.
Ia mengimbau masyarakat, terutama anak-anak yang tidak memiliki kemampuan berenang, agar tidak bermain atau berenang di bendungan, sungai, kolam, maupun lokasi perairan yang memiliki kedalaman dan arus yang berbahaya.
"Anak-anak yang tidak mahir berenang sebaiknya tidak bermain di sekitar perairan, terlebih tanpa pengawasan orang dewasa. Kondisi bendungan juga tidak bisa dianggap aman karena kedalaman dan arus air dapat berubah sewaktu-waktu," imbaunya.
Ia juga meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika bermain di luar rumah. Anak-anak diharapkan tidak dibiarkan bermain di lokasi yang berisiko, termasuk bendungan, sungai, saluran irigasi, dan tempat penampungan air.
"Pengawasan orang tua sangat penting. Jangan sampai anak bermain di sekitar perairan tanpa diketahui atau tanpa pendampingan orang dewasa. Keselamatan anak harus menjadi perhatian bersama," pungkasnya.
(Awaludin)