Mengapa Somalia Banyak Perompak? Ini Sejarah dan Penyebabnya

Niken Wulandari, Jurnalis
Jum'at 09 Oktober 2026 11:35 WIB
Perompak Somalia (foto: dok AP)
Share :

2. Penangkapan Ikan Ilegal Menekan Penghidupan Warga Pesisir

Runtuhnya pemerintahan dan lemahnya pengawasan turut diiringi peningkatan aktivitas penangkapan ikan oleh kapal-kapal asing. Sejumlah sumber menyebut bahwa hasil tangkapan armada asing di perairan Somalia meningkat lebih dari 20 kali lipat sejak awal 1980-an.

Pada 2014, armada asing diperkirakan menangkap sekitar 92.500 ton ikan. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan hasil tangkapan seluruh armada domestik Somalia.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap nelayan lokal. Tekanan terhadap stok ikan dan sumber daya perikanan pesisir mengurangi pendapatan nelayan skala kecil serta melemahkan ketahanan pangan masyarakat.

Dalam situasi tersebut, perompakan mulai berkembang sebagai salah satu respons sebagian masyarakat pesisir terhadap kondisi yang mereka hadapi. Pada awal kemunculannya, aksi tersebut tidak hanya dipandang sebagai kejahatan oportunistik, tetapi juga oleh sebagian pihak dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap penangkapan ikan ilegal oleh kapal asing.

Namun, konteks tersebut tidak membenarkan serangan terhadap kapal maupun tindakan penyanderaan. Publikasi “Revisiting the fisheries–piracy nexus in Somalia: illegal fishing, governance collapse, and maritime crime” menjelaskan keterkaitan antara penangkapan ikan ilegal, lemahnya tata kelola, dan kejahatan maritim dalam memahami asal-usul perompakan di Somalia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya