Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir 3 Meter, 10 Desa di Ngawi Terisolir

Muhammad Roqib , Jurnalis-Kamis, 27 Desember 2007 |09:28 WIB
Banjir 3 Meter, 10 Desa di Ngawi Terisolir
A
A
A

NGAWI - Sebanyak 10 desa di wilayah Kecamatan Kwadungan dan Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, masih terisolir akibat banjir setinggi 2-3 meter. Mereka masih terjebak genangan banjir yang berasal dari luapan Sungai Bengawan Solo yang letaknya tidak jauh.

Warga yang masih terisolir itu diantaranya di Desa Kersikan, Dempel, Kersoharjo, dan Genengan, Ngawi, Jawa Timur, Kamis (27/12/2007).

Menurut Syamsul Wathoni (37), warga Kersikan, warga masih terkepung banjir melanda kawasan desa. Banjir saat ini semakin meninggi dan meluas akibat air kiriman dari Sungai Bengawan Solo.

"Sampai saat ini warga masih banyak yang terisolir dan terancam tidak mendapatkan pasokan bahan makanan," ujarnya. Untuk keluar masuk ke kawasan yang tergenang banjir tersebut, sebagian warga membuat rakit-rakit buatan dari batang pisang untuk menolong warga yang terjebak banjir.

Warga yang terisolir berada di daerah yang berjauhan dari lokasi permukiman penduduk lainnya. Selain menggenangi permukiman penduduk, terjangan banjir juga menggenangi ribuan hektar tanaman padi yang berusia 2-3 bulan. Akibatnya, tanaman padi tersebut terancam gagal tanam.

Sementara itu, pihak Pemkab Ngawi saat ini masih berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk mengevakuasi dan menyelamatkan warga. Puluhan peraku karet dari Satlak Pemkab Ngawi diturunkan ke lokasi, untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terjebak banjir.

Menurut Wakil Bupati Ngawi Budi Sulistiyono, pihaknya saat ini telah mendirikan pos-pos bencana dan dapur umum di titik-titik banjir untuk membantu persediaan bahan makanan dan obat-obatan bagi warga.

"Saat ini kami telah menggerojok 100 ton beras bagi warga yang menjadi korban banjir. Selain itu, kami juga membantu bahan makanan siap saji seperti mie instan karena bisa langsung siap disantap," ujar Budi.

Musibah banjir di wilayah Ngawi merata terjadi di Kecamatan Paron, Mantingan, Kwadungan, Sine, Geneng, Ngawi, dan Padas. Namun, bencana paling parah terjadi di kawasan selatan Kab Ngawi yakni di kecamatan Kwadungan dan Geneng yang berada di dekat kawasan Sungai Bengawan Solo.

(Ismoko Widjaja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement