Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TNI AL Buka Tender Perbaikan Kapal Selam

Amril Amarullah , Jurnalis-Jum'at, 21 Maret 2008 |04:04 WIB
TNI AL Buka Tender Perbaikan Kapal Selam
A
A
A

JAKARTA - TNI AL tetap akan melakukan upaya tender untuk perbaikan kapal selam KRI Nanggala 402 secara menyeluruh. Rencananya, tender akan dibuka mulai pertengahan tahun 2008.

"Kita tetap akan melakukan tender terbuka untuk perbaikan kapal selam KRI Nanggala, jadi tidak dengan melalui tunjuk menunjuk atau melalui rekomendasi dari pihak manapun," ujar Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo di Jakarta, Kamis (20/3/2008).

Hal itu, menurut dia, dilakukan berdasarkan Keppres 80/2003, dan juga bertujuan untuk menghindari adanya permainan-permainan dari pihak tertentu. Selain itu, juga untuk menghindari penyalahgunaan kepentingan oleh pihak-pihak tertentu.

Dengan melalui tender tersebut, dapat diketahui kualitas dan kredibilitas dari peserta tender tersebut. Dengan demikian, peserta tender harus benar-benar memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan total kapal selam KRI Nanggala tersebut.

Berdasarkan data yang ada, pada 1997 pemerintah Indonesia sudah memutuskan membeli lima kapal selam Tipe 206 eks-Jerman (buatan tahun 1969-1975), yakni yang semula di AL Jerman dinamai U-13, U-14, U-19, U-20, dan U-21.

Bahkan, U-20 semula akan dijadikan sebagai sumber suku cadang. Dua unit akan dibayar lunas, yakni U-13 yang akan jadi KRI Nagarangsang (403) dan U-14 jadi KRI Nagabanda (404). "Namun akibat krisis keuangan tahun 1997, nasib pembelian kapal selam Tipe 206 ini jadi tidak jelas," ujarnya.

Sebelumnya, KRI Cakra dioverhaul (pemeriksaan secara keseluruhan) di Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co Ltd (DSME). Sehingga, KRI Cakra yang perangkat teknologinya buatan 1970-an kini tampil lagi dengan teknologi 1990-an.

Saat ini, tercatat beberapa pihak yang tertarik dalam program perbaikan itu seperti HDW Jerman dan Daewoo (Korea Selatan). Bahkan untuk PT. PAL sendiri juga tidak tertutup kemungkinan akan dilibatkan.

"Mengenai kemungkinan PT PAL diikutsertakan dalam program tersebut, kita lihat nanti. Yang jelas kita punya komitmen untuk memberdayakan BUMNIS industri pertahanan nasional," ungkap dia.

(Ismoko Widjaja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement