MAKASSAR - Mewabahnya Flu Singapura di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, Tjandra Yoga penyait tersebut bisa disembuhkan.
"Penyakit itu tak lebih dari gejala penyakit biasa, dan itu bisa sembuh," kata Tjandra kepada wartawan di Lapangan Emmy Saelan, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4/2009).
Sebenarnya, lanjut Tjandra, tidak ada istilah Flu Singapura sama seperti penyakit tangan, mulut dan kaki.
"Namun karena awalnya ditemukan di Singapura, makanya disebut demikian," tegasnya.
Disinggung mengenai pemasangan Thermal Scanner di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Tjandra menilai itu adalah langkah penanggulangan daerah.
Sebelumnya, pada 3 Juli Virus Hand Mouth Foot and Disease (HMFD) atau dikenal dengan istilah Flu Singapura menyerang seorang warga Tulungagung bernama Andini.
Bayi usia 18 bulan ini tinggal di Desa Sanggrahan, Boyolangu, Tuluangung. Kasus ini juga sempat menghebohkan warga Depok, karena ada salah satu warga yang menderita hal serupa.
(Kemas Irawan Nurrachman)