nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rel KA Alternatif Sidoarjo, Baru Selesai 10 Km

Abdul Rouf, Jurnalis · Selasa 01 September 2009 00:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2009 08 31 1 253117

SIDOARJO - Pembangunan rel Kereta Api (KA) yang menghubungkan Stasiun Sidoarjo ke Kecamatan Tarik, sampai kemarin baru selesai 10 Km. Jalur itu merupakan alternatif untuk jalur rel KA di kawasan Porong yang tidak aman dari ancaman Lumpur.

Pantauan di lapangan, jalur rel yang merupakan jalur rel lama yang sejak tahun 1971 tidak dipakai lagi itu kini sudah dipasang bantalan, tinggal memasang relnya. Bahkan eks stasiun KA Tulangan, nanti akan dibangun lagi.

Beberapa warga menempati di rumah yang berdiri di atas lahan milik PT KA, juga sudah diberi kompensasi dan segera pindah. "Saya sudah belasan tahun kontrak rumah di atas lahan milik PT KA, tapi kini disuruh pindah dan diberi kompensasi," ujar Suminah, salah satu warga RT 08 RW 02, Desa Kemantren yang menempati lahan milik PT KA, Senin (31/8/2009).

Beberapa pekerja mengatakan, meski puasa pembangunan bantalan rel terus dilakukan. Karena dari 22,1 Km rel KA baru selesai separuhnya. "Kata petugas dari PT KA, pembangunan rel KA itu ditarget selesai 2010," ujar salah satu pekerja.

Pembangunan rel KA dari Stasiun Sidoarjo sampai Tarik, dilakukan akhir 2008 lalu setelah melihat kondisi rel KA jalur Porong sering tergenang Lumpur dan terjadi penurunan tanah. PT KA kemudian menggunakan jalur KA yang sudah lama tidak terpakai.

Selain tidak perlu membebaskan tanah terlalu banyak, menggunakan jalur rel KA Sidoarjo-Tarik lebih cepat karena sudah sudah ada jalurnya. Tinggal membuat bantalan rel baru melalui jalur rel KA yang dulu pernah difungsikan.

Untuk jalur rel KA Sidoarjo-Tarik relatif lebih jauh, kalau harus menuju kawasan Pasuruan. Sebab untuk menyambung kearah selatan, akan melalui Japanan dan Gunung Gangsir, Pasuruan.

Rel KA Sidoarjo-Tarik, merupakan jalur dari Surabaya yang menghubungkan Banyuwangi atau Malang. Selama ini, untuk jalur itu masih menggunakan jalur di kawasan Porong.

Humas PT KAI Daops VIII, Nur Amin, saat dikonfirmasi terkait pembangunan rel KA Sidoarjo-Tarik, terkesan tidak tahu. Dia menjawab, kalau yang berwenang untuk pembangunan rel itu adalah Dishub. "Kami kan hanya mengurusi operasional saja," ujarnya.

Saat pembangunan rel KA Sidoarjo-Tarik, PT KAI Daops VII yang saat itu humas masih dijabat Sugeng Riyadi mengatakan kalau pembangunan rel Sidoarjo-Tarik panjangnya 22,1 Km. Pembangunan rel itu rencananya akan diselesaikan Tahun 2010 dan sudah bisa difungsikan.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini