nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI: Dari Kaum Ibu Lahirkan Pemimpin Besar yang Mampu Mengubah Dunia

Selasa 22 Desember 2009 18:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2009 12 22 229 287407

JAKARTA - Secara historis dunia mencatat tentang peran dan posisi strategis kaum Ibu atau kaum perempuan pada umumnya. Dari kaum Ibulah lahir pemimpin-pemimpin besar yang mampu mengubah dunia, yang tersebar di berbagai bidang, potensi dan jalur pengabdian.

Demikian amanat Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso yang dibacakan Dansesko TNI Marsdya TNI Edy Hardjoko (selaku Irup), pada upacara peringatan Hari Ibu ke-81 tahun 2009 dengan tema ”Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Pembangunan Nasional” di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, sudah seharusnya apabila setiap orang atau bangsa, memberi penghormatan dan penghargaan kepada kaum Ibu. Bagi bangsa Indonesia, salah satu  bentuk  penghormatan dan  penghargaan tersebut diwujudkan dengan ditetapkannya  tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus hari besar nasional.  Bentuk penghormatan dan penghargaan lain   dari bangsa Indonesia kepada kaum Ibu adalah  sikap tegas bangsa kita yang menolak segala bentuk diskriminasi terhadap kaum Ibu atau kaum perempuan pada umumnya.

Kaum  Ibu atau kaum perempuan tegas Panglima TNI, ditempatkan pada posisi yang terhormat sebagai subyek pembangunan nasional dalam segala bidang, yang memiliki derajat dan kedudukan setara dengan kaum laki-laki.  Terbuka peluang dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi kaum perempuan untuk mengaktualisasikan diri, dalam pembangunan nasional.

Menurut Panglima TNI, pria dan wanita hanya berbeda secara anatomi dan kodratnya, namun tidak dari sisi peran dan kedudukan, hak dan kewajibannya, baik dibidang politik, ekonomi, hukum dan sosial budaya, maupun di bidang pertahanan dan keamanan.  Kenyataan dewasa ini menunjukkan bahwa peran dan kontribusi perempuan dinilau belum maksimal berbanding lurus dengan jumlahnya yang sedemikian besar. Masih ada kesenjangan antara aspek kualitas dengan kuantitas sehingga menimbulkan kesan seolah-olah kesetaran gender itu menghadapi perlawanan dari kaum laki-laki.

Upacara Peringatan Hari Ibu ke-81 tersebut diikuti oleh segenap personel Mabes TNI baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI.

Autentikasi:

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini