NUSAKAMBANGAN - Terpidana mati atas pembunuhan bos PT Asaba, Gunawan Santoso mengaku sangat puas dengan fasilitas yang disediakan di LP Pasir Putih Nusakambangan. Dia menegaskan tak tertarik dengan fasilitas mewah ala sel tahanan Arthalyta Suryani.
“Iya itu tergantung orangnya. Kalau di luar penjara memang fasilitas itu wajar saya nikmati, tapi jangan di dalam penjara," ujar Gunawan saat ditemui di Nusakambangan, Jawa Tengah, Minggu (24/1/2010).
Dia mengaku sebenarnya tak ingin fasilitas ranjang empuk dan sofa di dalam selnya. Dia menandaskan apa yang di dalam kamarnya sudah membuatnya nyaman.
“Tak perlulah apa itu sofa, ranjang, dan lainnya itu. Di kamar saya ini sudah merasa comfort dan nyaman," aku Gunawan di dalam selnya.
Pantauan okezone di dalam sel tahanan kamar No: A.2.16 LP Pasir Putih Nusakambangan dimana Gunawan ditahan, tak terlihat barang mewah. Hanya sebuah kasur tebal, kipas angin, vas bunga kering, raket antinyamuk, dua kardus mie instan, beberapa botol minuman isotonic, dan buku-buku.
Di dalam kamar juga ada akuarium kecil berisi ikan hias lengkap dengan tanaman enceng gondok. Di sel Gunawan memang dipenuhi banyak buku agama dan Alkitab. Menurutnya dia sangat tertarik mempelajari dan mendalami agama. “Saya ke gereja ibadah sebanyak 4 sampai 5 kali seminggu," tuturnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.