Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Megawati Puas Atas Kinerja Pansus Century

Miftachul Chusna , Jurnalis-Sabtu, 06 Februari 2010 |12:38 WIB
Megawati Puas Atas Kinerja Pansus Century
Megawati Soekarnoputri (Foto: Daylife)
A
A
A

DENPASAR - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan puas atas kinerja Pansus Hak Angket Bank Century di DPR.

Menurut Mega, anggota pansus terutama dari Fraksi PDIP, telah berupaya keras untuk terus memberi masukan dalam melakukan investigasi kasus aliran dana bailout Bank Century.

"Saya merasa puas dan akan saya tunggu hasilnya," ujarnya seusai membuka Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Bali di Hotel Niki di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Bali, Sabtu (6/2/2010).

Mega mengaku tak pernah melewatkan perjalanan sidang Pansus Century. Bahkan, dia ikut turun langsung memberikan arahan kepada fraksinya pada saat berlangsung rapat-rapat konsultasi internal. Soal arahan apa saja yang disampaikan, dia tidak mau menyebutkan.

Begitu juga saat ditanya apakah kesimpulan Pansus Century akan didorong ke arah pemakzulan terhadap Presiden SBY maupun Wapres Boediono, Mega hanya tersenyum lebar dan mengedipkan mata.

"Sekarang masih berjalan, jadi kita tunggu dulu lah. Kan tinggal sekitar 20 hari lagi," imbuh mantan Presiden ini.

Kejelasan arah Pansus Century akhirnya diungkapkan Sekjen PDIP Pramono Anung yang ikut mendampingi Mega ke Bali. Menurut dia, setidaknya ada dua hal yang menjadi entry point PDIP terkait kasus bailout Bank Century.

Pertama, PDIP melihat penalangan Bank Century sebagai kebijakan dari pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan. Kedua, kasus bailout Bank Century juga harus dilihat sebagai indikasi tindak korupsi yang harus diselesaikan sesuai dengan komitmen pemerintah terkait pemberantasan korupsi.

"Cukup itu saja," jawabnya singkat.

 

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement