JAKARTA - Pascabentrokan antara anggota Satpol PP dengan pengikut dan ahli waris makam keramat Mbah Priok, seorang warga diamankan polisi.
Warga tersebut diduga ahli waris keluarga Mbah Priok yang menjadi bulan-bulanan kemarahan anggota Satpol PP, lantaran marah banyak rekan-rekannya terluka. Remaja yang diketahui bernama Udin (16) ini mendapat pukulan dan pentungan anggota Satpol PP.
Beruntung, polisi dari Polres Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengamankan Udin dari amukan Satpol PP. Sementara seorang warga lainnya, berhasil melarikan diri ke arah makam keramat Mbah Priok.
Peristiwa ini juga sempat membuat petugas polisi memisahkan anggota Satpol PP yang marah dengan dua orang pengikut Mbah Priok.
Udin mengaku dirinya dituduh membawa senjata tajam dan pistol sebelum diteriaki oleh anggota Satpol PP. Menurut dia, alasan tersebut untuk membalas kemarahan mereka lantaran banyak rekannya yang terluka sehingga harus dibawa ke rumah sakit.
"Saya hanya mau beli rokok disuruh habib bersama teman saya yang gendut. Saya enggak tahu apa-apa," ujar Udin yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Sekadar diketahui, rencana pembongkaran makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad alias Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, mendapat perlawanan dari ratusan orang. Lantaran tersulut emosi, warga pun terlibat bentrok dengan puluhan personil Satpol PP. Akibatnya, 29 anggota Satpol PP terluka akibat sabetan senjata tajam.
Sumber di RS Koja, menyebutkan korban mulai berdatangan sekira pukul 08.00 WIB. Dari 29 korban, di antaranya 12 luka berat, 12 luka ringan, dan lima harus menjalani operasi.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.