Share

Tidak Ada Pelarangan Cadar di Australia

Fajar Nugraha, Okezone · Kamis 20 Mei 2010 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2010 05 20 18 334768 R2hGop1zRK.jpg Australia tidak melarang penggunaan cadar (Foto: AFP)

SIDNEY - Parlemen Australia hari ini menolak rancangan undang-undang (RUU)yang melarang penggunaan burqa atau cadar yang menutupi seluruh wajah. Parlemen juga menuduh seorang anggota parlemen bermaksud membuat stigma negatif tentang Islam, melalui aturan tersebut.

Anggota parlemen dari Partai Kristen Demokrat Fred Nile, mendesak parlemen New South Wales untuk meloloskan RUU yang melarang penggunaan cadar bagi perempuan muslim Australia.

Nile yang dikenal sebagai tokoh sayap kanan Australia ini, mengajukan RUU tersebut atas dasar keamanan dan ingin membebaskan perempuan, khususnya perempuan muslim dari kekangan para pria.

Namun sepertinya tidak semua anggota parlemen sependapat dengan pikiran dari Nile. RUU yang ia ajukan dibantai habis pada majelis tinggi New South Wales, lewat voting. Dalam pemungutan suara, 26 anggota parlemen menolak RUU tersebut sementara tiga lainnya menyetujui. RUU ini bahkan mendapat kecaman dari Partai Buruh dan Partai Hijau yang dikenal lebih radikal.

"Tidak ada gunanya menyebar ketakutan serta kebencian di dalam lingkungan masyarakat kita," ungkap anggota parlemen dari Partai Buruh Shaoquett Moslmane seperti dikutip AFP, Kamis (20/5/2010). Sementara anggota parlemen dari Partai Hijau John Kaye menuduh Nile berusaha menciptakan stigma terhadap sebuah komunitas.

Usulan RUU ini merupakan kelanjutan dari imbauan dari senator dari kubu Nasional Konservatif Cory Bernardi, yang menginginkan pelarangan penggunaan cadar. Bernardi menilai penggunaan cadar dapat memicu kejahatan.

Komentar Bernardi menuai kecaman dari Perdana Menteri Kevin Rudd serta pemimpin oposisi Tony Abbott. Keduanya menilai aturan tersebut bukanlah kebijakan yang harus diambil oleh Australia saat ini.

Populasi umat Muslim Australia berjumlah sekira 1,7% dari populasi warga negeri kangguru tersebut yang berjumlah 22 juta jiwa. Sebagian besar warga Australia sendiri memeluk agama Kristen.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini