TRIPOLI - Pasukan militer sekutu melakukan serangan terhadap pertahanan udara Libya.
Manakala pasukan di sisi timur melarikan diri dari pinggiran Benghazi, Khaddafi mengirim tank ke Misrata. Warga sipil pun kini bersembunyi di rumah-rumah yang rentan terhadap serangan udara yang dikomandoi militer Amerika Serikat tersebut.
Departemen Kesehatan Libya menyebut sebanyak 64 warga tewas akibat bombardir militer sekutu. Sebelumnya Sekjen Liga Arab Amr Moussa telah melakukan pertemuan mendiskusikan perang di Libya.
"Kami menginginkan perlindungan terhadap warga sipil dan tidak ada lagi aksi pengeboman," kata Moussa seperti dikutip Reuters, Minggu (20/3/2011).
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.