Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diracun, Gajah Pemblokir Jalan Mati

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Senin, 28 Maret 2011 |03:00 WIB
Diracun, Gajah Pemblokir Jalan Mati
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

PEKANBARU - Setelah melakukan aksi pemblokiran jalan bersama anaknya di Pekanbaru, akhirnya sang induk gajah mati. Dugaan kuat, kematian hewan bongsor ini karena diracun orang yang tidak bertanggung jawab.

Humas WWF Riau, Syamsidar kepada okezone mengatakan bahwa gajah tersebut mati tadi malam di komplek PT Chevron Pacific Indonesia, Duri, Bengkalis, Riau. Sebelum mati gajah tersebut muntah-muntah. Untuk memastikan penyebab kematianya, saat ini gajah tersebut diautopsi oleh tim medis.

"Dugaan kuat kematian gajah Sumatera itu akibat sengaja diracun manusia, karena induk gajah ini selalu muntah-muntah sebelum mati," ujar Syamsidar, Minggu (27/3/2011).

Padahal sebelum meninggal gajah dewasa yang bersama anaknya memblokir jalan raya selama beberapa hari ini terus diobati oleh tim medis. Namun pemberian asupan gizi dan infus tidak bisa menyelamatkan hidup satwa yang hampir punah ini. "Namun kemungkinan karena racunnya terlalu banyak, obat yang diberi tidak mampu menetralisirnya," imbuhnya.

Menurut Syamsidar, gajah tersebut adalah yang selama ini mendiami kawasan suaka marga satwa Balai Raja. Namun karena kawasan tersebut telah porak poranda akibat pengalih fungsian lahan, hewan bergading ini terpaksa berkeliaran di rumah warga dan jalan raya.

"Kerusakan kawasan Suaka Marga Satwa Balai Raja inilah yang selama ini membuat gajah sering berkomflik dengan masyakat. Sekarang ini gajah di sana sudah tidak mempunyai rumah, karena areal mereka sekarang menjadi perkebunan sawit," pungkasnya.

Dengan adanya kasus ini, berarti semakin menambah deret panjang kematian gajah akibat konflik dengan manuasia di Riau.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement