Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alm Yudo, Jumping Master Pemecah Rekor Nasional

Ray Jordan , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2011 |10:30 WIB
Alm Yudo, <i>Jumping Master</i> Pemecah Rekor Nasional
Ilustrasi (Foto: rixco.multiply.com)
A
A
A

JAKARTA - Yudo Baskoro (53), penerjun payung yang tewas di Bandara Sulaeman, Bandung, Jawa Barat, meninggalkan sejuta kesan bagi rekan-rekannya di TNI.
 
Atlet terjun payung itu dinilai sebagai jumping master.
 
“Karena jumping master yang punya sertifikat masih terbatas, jadi gabungan kalau misalnya marinir menyelenggarakan pendidikan untuk terjun, jumping masternya gabungan ada dari Kopassus, TNI AU, Marinir dan dari sipil. Salah satunya almarhum yang akrab kami panggil ‘Jiboet’,” ungkap Kolonel Marinir Suhartono, usai pemakaman di TPU Jeruk Purut, Selasa (14/6/2011).
 
Almarhum, kata Suhartono, termasuk salah satu penerjun yang punya sertifikat lisensi internasional dan dari umur 13 tahun juga sudah mulai berkecimpung dalam dunia terjun.
 
“Terakhir saat bersama beliau ketika pemecahan rekor. Beliau sangat profesional dan welcome sekali apa kesulitan-kesulitan kita, mulai dari penyiapan material, parasut, pelaksanaan, sampai dengan landing selalu dibantu oleh almarhum,” kisahnya.
 
Hal yang sama juga diakui oleh Letkol (Purn) Katni Mantan anggota Kopassus itu mengaku terkesan terhadap almarhum, khususnya terakhir saat menjadi pimpinan untuk pemecehan rekor.
 
“Itu beliau yang mengkoordinir sehingga terpecahlah rekor nasional kerjasama di udara,” kenang Katni.
 
“Memang kami sudah lama sudah tidak ketemu, kami sangat merasa terkejut dengan peristiwa ini. Tentu kami sebagai keluarga besar penerjun menyadari bahwa kita ada yang punya dan ada waktunya untuk kembali. Mudah-mudahan kita bisa meneruskan perjuangan almarhum,” tutupnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement