JAKARTA - Pertemuan Ayman al Zawahiri dan Pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden dimulai di Peshawar, Pakistan pada tahun 1980. Saat itu Zawahiri merupakan seorang dokter yang bekerja pada Bulan Sabit Merah.
Peshawar merupakan kota yang menjadi tempat tinggal para pengungsi Afghanistan. Pada saat itu, Uni Soviet tengah masuk ke Afghanistan untuk melakukan pendudukan. Selama masa tersebut banyak warga Afghanistan lari dari negaranya.
Zawahiri sebelumnya juga telah menjadi aktivis dari organisasi Islam garis keras saat dirinya masih berusia 15 tahun. Dia mengorganisir gerakan yang bertujuan untuk menumbangkan rezim Gamal Abdul Nasser. Demikian, seperti dari cfr, Senin (20/6/2011).
Pada 1998, Zawahiri bersama dengan Osama bin Laden mengeluarkan fatwa "Front Dunia Islam Melawan Yahudi dan Tentara Perang Salib." Osama dan Zawahiri juga mengorganisir kongres Al Qaeda pada 24 Juni 1998.
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dibombardir pada 1998 lalu, banyak korban yang tewas dalam ledakan tersebut. Zawahiri dan Osama pun dituding berada di balik serangan ini.
Badan Intelijen AS (CIA) meyakini posisi Zawahiri di Al Qaeda sangatlah penting. FBI pun memasukkan Zawahiri pada daftar teroris di tahun 2001.
Di tahun 2009 lalu, dikabarkan bahwa Zawahiri tengah menjadi Komandan Operasional dan Strategi Al Qaeda, dan setelah tewasnya Osama pada serangan di Abbottabad, Zawahiri akhirnya menjabat sebagai bos Al Qaeda baru, menggantikan pendahulunya.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.