Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Paksa Sejuta Warga China Ngungsi

Fajar Nugraha , Jurnalis-Senin, 20 Juni 2011 |10:52 WIB
Banjir Paksa Sejuta Warga China Ngungsi
Banjir landa China (Foto: Reuters)
A
A
A

ZHEJIANG - Banjir parah yang melanda wilayah timur China memaksa lima juta warga China menghentikan semua kegiatannya sehari-hari. Banjir ini juga menyebabkan sekira tujuh ribu rumah warga rusak berat.


Banjir juga memicu terjadinya longsor yang mengubur beberapa rumah dan menewaskan dua orang warga di Provinsi Zhejiang. Sementara dua orang warga lain dilaporkan tewas di dan dua lainnya hilang di Provinsi Hubei. Hujan deras pun menyebabkan lebih dari juta hektare lahan pertanian digenangi air.

Berdasarkan laporan resmi pemerintah, hingga kini tujuh ribu rumah warga diketahui rusak berat. Pemerintah pun mengevakuasi lebih dari satu juta warga. Sementara 5,7 juta lainnya dilaporkan terganggu aktivitasnya akibat banjir ini dan aktivitas bisnis dari 1.000 warga pun turut terganggu. Demikian diberitakan Xinhua (20/6/2011).

Pemerintah setempat terus memberikan bantuan kepada para korban banjir. Warga saat ini hanya bisa bertahan dengan mie instan dan air kemasan. Namun warga desa setempat melaporkan bahwa sulit bagi mereka untuk bertahan, khususnya bagi warga yang terjebak di banjir.

Hujan deras yang menyebabkan ini mengikuti bencana kekeringan yang paling parah selama 50 tahun terakhir. Kerusakan akibat banjir ini diperkirakan mencapai lima miliar Yuan atau sekira Rp6,6 triliun (Rp1.324 per yuan).

Sebelumnya pada awal bulan ini, banjir yang melanda wilayah timur dan selatan China menyebabkan lebih dari 170 orang tewas dan hilang. Para petani menilai banjir yang melanda saat ini adalah yang terburuk selama 20 tahun terakhir, menyebabkan hasil sayur mayur berkurang selama 20 persen dan terganggunya pasokan buah.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement