JAKARTA - Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan IPB telah melakukan pengambilan sampel 47 produk susu formula berbagai merek untuk menguji kemungkinan adanya bakteri Enterobacter Sakazakii.
“Berdasarkan data di BPOM ada 47 merek susu formula bayi yang beredar di Indonesia. Kriteria inklusi sampel adalah yang dikemas dalam karton dan kaleng,” ujar Kepala Balitbang Kemenkes Trihono, di Jakarta (8/7/2011).
Menurut Trihono, untuk kriteria eklusi, sampel yang diambil adalah susu formula yang rusak dan sudah kedaluwarsa dan untuk wilayah sampling diambil dari tujuh region, yaitu Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulewesi, Nusa Tenggra, Papua, Maluku, dan Malut.
Berikut merek susu formula yang diuji BPOM, Kemenkes, dan IPB tahun ini:
1. AL 110
2. Anmum Infacare
3. Bebelac I
4. Enfamil
5. Enfamil A+
6. Enfamil A+
7. Enfamil A+HA
8. Enfamil A+ Omega-LAC
9. Enfamil A+ PF
10. Frisian Flag Tahap 1
11. Infamil Advance
12. Lactogen 1 Classic
13. Lactogen Gold 1
14. Lactona 1
15. Morinaga BMT
16. Morinaga BMT Paltinum 1
17. Morinaga ML 33
18. Nan
19. Nan 1
20. Nan -1
21. New Cate
22. News Sure
23. Nutricia Bebelac
24. Nutricia Bebelon
25. Nutricia Nutrilon
26. Nutrilion
27. Nutrilion Hypo Alergenic
28. Nutrilion Less Lactoce
29. Nutrilion Tepti Junior
30. Nutrilion Prematur
31. Nutrilion Royal
32. Nutrilion Royal 1
33. Nutrilion Soya
34. Pre Nan
35. Progestimil
36. Prosobe
37. S26
38. S26 Gold
39. S26 TDF Gold
40. SG 1 Presinutri
41. SGM BBLR
42. SGM BBLR 6 Bulan
43. SGM LLM
44. Similak Advance
45. Susu Bimbi 1
46. Vitalac BL
47. Vitalac Step 1
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.