SIDOARJO- Meski musim kemarau, bukan berarti kawasan sekitar semburan lumpur Lapindo aman. Sebab, beberapa hari terakhir ketinggian lumpur menyamai ketinggian tanggul lumpur yaitu 11 meter dari permukaan tanah.
Kondisi seperti ini tidak boleh diremehkan oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), sebab jika tidak ditangani akan berakibat tanggul jebol dan lumpur meluber.
"Untuk mengantisipasi lumpur meluber, kita membuat aliran lumpur ke Sungai Porong," ujarnya Deputi Operasional BPLS, Sofyan Hadi, Kamis (15/9/2011).
Sofyan menambahkan, kanal aliran air dibuat disemua titik pond (kolam penampungan) yang terkoneksi ke saluran yang mengarah ke Sungai Porong.Dia juga tidak menampik kalau saat ini ketinggian lumpur kering sudah menyamai ketinggian tanggul.
Sedangkan, lumpur yang berada di dekat pusat semburan ketinggiannya sudah mencapai 15 meter yang kondisinya sudah mengering. Lumpur dari pusat semburan dialirkan ke sisi selatan atau pond yang masih bisa menampung dan juga pond baru di Desa Besuki, Pejarakan, Kedungcangkring, Kecamatan Jabon.
Dikhawatirkan, meski lumpur permukaan sudah mengering namun karena desakan lumpur basah yang ada di lapisan bawah akan menyebabkan lumpur meluber. Apalagi, kini sepanjang sekitar sepanjang 500 meter dari utara sampai dekat pos pantau Geo Hazard BPLS di pintu masuk Siring.
Ditambah lagi, kondisi lumpur basah yang ada dibawah permukaan lumpur kering yang menggunung sejajar dengan tanggul yang tingginya 11 meter, mulai menyembul keatas. Lumpur basah keluar dari sela-sela saluran air yang berada di pinggir tanggul.
Kondisi seperti ini mengancam keamanan rel kereta api dan Jalan Raya Porong yang berada dibawahnya tanggul jika sewaktu-waktu lumpur meluber."BPLS jangan lengah, jika tidak segera ditangani lumpur akan meluber," ujar Yusman, warga Mindi yang rumahnya hanya berjarak puluhan meter dari tanggul lumpur.
Jika tanggul jebol dan kawasan sekitar semburan terendam lumpur, warga akan pindah kemana. Sebab, sampai saat ini tuntutan warga 45 RT di empat desa yang lokasinya terimbas lumpur agar diberi ganti rugi belum dikabulkan oleh Pemerintah.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.