Share

Ubhara Buka Kelas International

Nurul Arifin, Okezone · Sabtu 29 Oktober 2011 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 29 373 522170 lY7bV6e028.jpg Foto : Universitas Bhayangkara (Ubhara)

SURABAYA - Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya membuka kelas international. Pada kelas tersebut terdapat 56 mahasiswa dari prodi Manajemen, Teknik Sipil dan Informatika. Bahkan, sejumlah mahasiswa itu mendapat dukungan beasiswa dari BPKLN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dari jumlah itu, Humasy Ubhara M Fadeli mengatakan, ada 19 Mahasiswa yang mendapt beasiswa unggulan dari semester tiga hingga lulus. Pada semester tujuh, para mahasiswa ini berkewajiban melanjutkan pendidikan di Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailnd.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sedangkan sebanyak 37 mahasiswa semester satu yang mendapat beasiswa sejak semester satu hingga lulus, pada tahun ketiga perkuliahan, akan berangkat kuliah di Thailand.

"Total Rp600 juta rupiah dana BPKLN Kemendikbud akan dikucurkan guna membiayai kelas internasional di kampus Ubhara Surabaya," kata Fadeli, kemarin.

Kelas International ini sudah dirintis sejak dua tahun lalu oleh segenap civitas akademika Ubhara. Oleh karena itu, Suharto, Rektor Ubhara meminta dukungan kepada segenap masyarakat demi peningkatan kualitas SDM di Ubhara dengan adanya kelas international itu.

Pembentukan kelas ini, katanya, adalah melalui proses seleksi akademik maupun non akademik (prestasi di bidang lain). Kompetensi utama kelas internasional ini pembentukan SDM berkualitas secara akademik maupun pembentukan karakter.

Suharto menjelaskan, beberapa persiapan kelas ini adalah sarana dan prasarana pendukung. Hal ini diawali dengan penggalangan kerja sama international dan dukungan pemerintah untuk mendapat leagalitas atau pengakuan secara internasional maupun dari pemerintah.

"Tidak lupa juga penyiapan fasilitas maupun tenaga dosennya, karena para dosen harus mau dan mampu mengikuti standar internasional, termasuk menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, tegasnya.

Agar kelas international ini terus bertambah baik, tambahnya, perlu adanya komitmen bersama antara mahasiswa dan orangtua untuk memanfaatkan kelas internasional.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini