Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Benahi Sistem di Rutan, Bukan Terus Menggelar Sidak

Dede Suryana , Jurnalis-Jum'at, 18 November 2011 |08:14 WIB
Benahi Sistem di Rutan, Bukan Terus Menggelar Sidak
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin diminta lebih peka terhadap berbagai persoalan yang ada di lingkungan kementeriaannya. Seperti soal temuan fasilitas mewah dan bilik bercinta di dalam rumah tahanan.

Guru Besar Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Gde Pantja berpendapat, nyaris tak ada gunanya menteri melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika persoalan yang selama ini ada di lapas maupun rutan tidak dibenahi.

“Mau sampai kapan sidak. Ini kan bukan kali pertama ada fasilitas mewah. Jadi persoalannya bukan pada sidaknya, tapi kenapa ini terulang. Saya melihat, ada yang tidak beres di sini,” kata Gde kepada okezone, Kamis (17/11/2011) malam.

Yang perlu ditekankan Menteri Hukum dan HAM, kata dia, bukan terus melakukan sidak melainkan membenahi sistem yang dimungkinkan kendur sembari memperketat pengawasan.

Langkah ini diyakini akan jauh lebih substansial dalam memperbaiki permasalahan yang ada di lapas maupun rutan.

“Di jajaran birokrasi kan sudah ada mekanisme. Sistemnya jalan atau tidak, mana yang tidak jalan? Apa penyebabnya? Bisa saja berkaitan dengan kesejahteraan, gaji (pegawai lapas) kecil misalnya,” ujarnya.

Karena itu, Gde mengusulkan agar Kementerian Hukum dan HAM melakukan evaluasi dan pemetaan secara menyeluruh dimana kebijakan yang selama ini tidak berjalan di lapangan.

(Dede Suryana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement