Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Belanda Akui Pembantaian Rawagede

Aulia Akbar , Jurnalis-Kamis, 08 Desember 2011 |12:10 WIB
Belanda Akui Pembantaian Rawagede
foto: rnw.nl
A
A
A

DEN HAAG - Pemerintah Belanda siap membayar kompensasi dan meminta maaf kepada keluarga dari korban yang tewas pada pembataian Rawagede pada 1947 silam di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Belanda Uri Rosenthal mengatakan, permintaan maaf itu merupakan bentuk keadilan dari apa yang terjadi di Desa Rawagede (yang saat ini disebut Balongsari), di mana 430 orang tewas ditembak mati oleh Belanda.

"Saya harap, hal ini akan membantu para keluarga korban untuk mengubur kenangan buruk yang ada dalam hidupnya," kata Rosenthal, seperti dikutip Associated Press, Kamis (8/12/2011).

Duta Besar Belanda untuk Indonesia Tjeerd de Zwaan akan menyatakan permintaan maafnya di acara peringatan tragedi pembantaian tersebut pada Jumat besok.

Sebanyak sembilan orang keluarga korban dikabarkan memenangkan gugatan di pengadilan, dan Belanda pun dinyatakan bersalah atas tragedi pembantaian ini.

Pengacara dari ahli waris korban, Liesbeth Zegveld mengatakan, para keluarga korban cukup menyambut permintaan maaf dari Pemerintah Belanda. Mereka juga diberikan dana USD27 ribu atau sekira Rp244 juta sebagai ganti rugi.

"Tindakan ini sangat baik. Mereka juga terkesan dengan Pemerintah Belanda yang tidak mengajukan banding dan meminta maaf," ujar Liesbeth.

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement