Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Jangan Sampai Irak Punya F-16"

Aulia Akbar , Jurnalis-Selasa, 24 April 2012 |12:10 WIB
Ilustrasi : IST
A
A
A

ARBIL - Presiden Wilayah Otonomi Kurdistan Massud Barzani menolak penjualan jet tempur F-16 yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Irak. Barzani khawatir, Perdana Menteri Irak Nuri al Maliki akan menggunakan pesawat itu untuk menggempur wilayah Kurdi.

Belakangan ini, Maliki dituding melakukan pemusatan kekuatan untuk menciptakan pemerintahan diktator.
Maliki juga dianggap memperkuat keamanan terhadap wilayah pusat Irak dan menekan suku Kurdi.

"F-16 tidak boleh jatuh ke tangan pria itu. Kami harus menghentikannya memiliki senjata itu atau menggulingkannya," ujar Barzani, seperti dikutip AFP, Selasa (24/4/2012).

"Ketika Maliki mengadakan rapat dengan militer, mereka membicarakan masalah Kota Baghdad dan Arbil. Militer mengatakan, mereka membutuhkan wewenang untuk menendang seluruh warga Kurdi dari Arbil. Maliki pun meminta agar militer menunggu kehadiran F-16," jelasnya.

AS bersedia untuk menjual 36 jet F-16 ke Irak dalam kontrak senilai triliunan dolar. Kerja sama itu ditujukan untuk memperkuat Angkatan Udara Irak yang diklaim cukup lemah dalam mempertahankan keamanan nasional.

Sementara itu, Barzani berpikir perusahaan migas ExxonMobil yang menandatangani kesepakatan kerja sama eksplorasi dengan Kurdistan, sanggup untuk memberikan perlindungan di wilayahnya.

"Ketika saya ke AS, ExxonMobil meminta untuk mengadakan pertemuan dengan saya. Saya pun bertemu dengan pimpinan perusahaan itu dan kami menandatangani kesepakatan eksplorasi di wilayah Kurdistan. Bila ExxonMobil hadir di wilayah kami, mereka akan melindungi kepentingan kita semua," tegas Barzani.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement