Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolda Jatim: Kasus Sampang Murni Masalah Asmara

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Senin, 03 September 2012 |12:31 WIB
Kapolda Jatim: Kasus Sampang Murni Masalah Asmara
Ilustrasi (Foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Kerusuhan antara warga Syiah dengan massa Anti Syiah di Desa Omben, Sampang, Madura, murni dilatarbelakangi masalah asmara antara kakak beradik, Tajul Muluk dan Rois.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Hadiatmoko saat Rapat Dengar Pendapat antara Kapolri dengan Komisi III DPR di gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2012).

Hadiatmoko membantah keras, bila konflik di Sampang tersebut disebabkan oleh perbedaan aliran Sunni-Syiah. "Konflik Sampang bukan karena Sunni-Syiah," jelas Hadiatmoko.

Konflik tersebut, kata Hadiatmoko terjadi karena masalah asmara antara Tajul Muluk dan Rois yang memperebutkan perempuan bernama Halimah. "Jangan katakan karena Sunni-Syiah," tegasnya.

Jenderal Polisi bintang dua  tersebut menegaskan, antara Sunni dan Syiah di Sampang tidak pernah ada masalah. Bahkan, kedua kelompok biasa salat di masjid yang sama. Namun, memang ada beberapa tata cara salat yang berbeda. "Sunni-Syiah tidak ada masalah, imamnya siapapun, mereka bahkan biasa salat bersama," terangnya.

Dia mengaku, Polda Jawa Timur dan jajaran sudah berupaya melakukan pembinaan dengan masyarakat di sana. Termasuk sebelum terjadi kerusuhan,  menggelar pertemuan dengan ulama, tokoh-tokoh Madura serta lain-lain.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement