Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Wawancara Khusus Dubes Palestina untuk Indonesia

Israel Punya F-16, Palestina Bermodal Persatuan

Aulia Akbar , Jurnalis-Rabu, 21 November 2012 |15:36 WIB
Israel Punya F-16, Palestina Bermodal Persatuan
Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz N.Mehdawi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi mengatakan, selama ini bangsa Palestina selalu dihadapkan dengan Israel yang notabene adalah negara dengan angkatan udara yang kuat. Namun Palestina sendiri tidak memiliki tank, kendaraan tempur, dan kapal perang.

Mehdawi menjelaskan dengan detil bagaimana kekompakan Palestina dalam menyikapi Israel yang muncul sebagai ancaman. Di saat mereka ditekan, warga Palestina justru semakin kuat. Berikut wawancara Dubes Mehdawi bersama Okezone di Kedubes Palestina, Jakarta, Senin (19/11/2012).

Bagaimana tanggapan Anda mengenai serangan di Gaza?

Ketika menyaksikan 80 orang tewas terbunuh, mereka tidak hanya berasal dari Hamas. Mereka adalah putra-putri kami semua, namun Palestina tetap solid. Kita bukanlah domba atau sapi yang bisa digiring, kita menganut demokrasi dan semua warga kami bisa menerima perbedaan.

Inilah saatnya bagi kita untuk berkonsolidasi. Jika ada masalah besar yang muncul, kita pun akan bahu-membahu.

Israel dilengkapi dengan senjata yang canggih dan Palestina justru sebaliknya. Bagaimana pendapat Anda?

Israel mungkin punya jet F-16, F-19 tapi F-16 milik kita adalah persatuan nasional. Kita jauh lebih kuat dibanding Israel. Palestina tidak sendiri, kalian bisa melihat bagaimana dukungan negara Arab (Liga Arab) terhadap kami. Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono juga mendukung Palestina.

Mereka (Israel) bisa saja dikatakan sebagai negara dengan angkatan udara terhebat. Namun mereka patut mengakui, kita tidak sendiri. Mereka itu bodoh karena mereka berpikir bahwa mereka masih bisa menghancurkan Palestina dengan kekuatannya.

Lalu, apakah selama ini tanggapan dunia Arab mengenai Palestina cukup baik?

Alhamdulillah, negara-negara Arab saat ini sudah berbeda. Kita bisa lihat Mesir yang baru, Tunisia yang baru dan para delegasi Arab juga akan menggelar pertemuan. Kami pun akan menyelesaikan isu rekonsiliasi nasional (Hamas dan Fatah) bersama Mesir.

Insyaallah, kita akan membahas bagaimana proses rekonsiliasi itu karena hal tersebut adalah prioritas kami.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement