SOLO- Wali Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, menyatakan pihaknya siap melakukan pengetesan HIV/Aids kepada seluruh jajaran di bawahnya.
Langkah ini sekaligus sebagai upaya Pemkot menuju zero HIV/AIDS 2015 mendatang.
Apalagi Kota Solo masuk kota kedua terbesar temuan angka kasus penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immuno Deficiency Syndrom (AIDS) di Jawa Tengah setelah Semarang.
“Tahun depan seluruh PNS siap ditest HIV/Aids. Test ini tidak hanya untuk mengetahui HIV/AIDS saja, tapi juga Narkoba,” kata Rudy kepada Okezone di Solo, Minggu (2/12/2012).
Menurut Rudy, tes kesehatan tersebut berguna untuk mengetahui kondisi para PNS. Sedangkan untuk tes urine juga bakal berguna untuk mengetahui apakah PNS yang bersangkutan terbebas dari pemakaian narkoba dan zat adiktif lainnya.
Rudy mengaku prihatin dengan meningkatnya jumlah pengidap HIV/AIDS di Solo. Dia berharap agar warga Solo dapat menghindari perbuatan-perbuatan yang bisa menyebabkan terjangkit virus mematikan tersebut.
Berdasarkan data yang dimiliki Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo menyebutkan angka kasus HIV/AIDS se-Soloraya selama Oktober 2005 sampai saat ini tercatat sebanyak 855 kasus.
Di Kota Solo sendiri selama periode 2005-2012 mencapai 855 orang. Jumlah tersebut diperoleh dari Rumah Sakit Dr Oen, RSUD Moewardi dan Puskesmas Manahan, Solo yang selama ini intens menangani kasus penderita HIV/AIDS.
Dikatakannya, sebanyak 222 kasus di antaranya ditemukan pada ibu rumah tangga, anak dan terpapar.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.