Share

Tolak Kenaikan BBM, PKS Ancam Keluar dari Koalisi

Tegar Arief Fadly, Okezone · Senin 13 Mei 2013 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 13 339 805939 nIMYEOeN8Q.jpg PKS (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Selain membahas tentang kasus yang membelit Luthfi Hasan Ishaaq, Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga membahas tentang rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam rapat kemarin.

"Membahas pemenangan pemilu. Karena Majelis Syuro itu yang tertinggi di PKS, termasik membahas kenaikan BBM," kata Anggota Majelis Syuro PKS, Refrizal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/5/2013).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Refrizal menjelaskan, pihaknya akan mendukung apapun keputusan rakyat terkait kenaikan harga BBM. Jika memang rakyat menolak, maka PKS pun juga akan menolak. "Kita sudah mengamanahkan kepada DPP akan mengambil keputusan. Intinya kita mendukung rakyat," tegasnya.

Bahkan, sempat muncul wacana bahwa PKS akan keluar dari koalisi jika pemerintah tetap menaikan harga BBM.

"Belum kita putuskan (keluar koalisi). Kita ada tahapanya. BBM dulu. BBM ini akan merugikan atau menguntungkan rakyat. Kalau merugikan rakyat kita menolak," tutupnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini