JAKARTA - Ketua DPD RI, Irman Gusman mengajak KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), untuk berperan lebih mengisi perpolitikan tanah air. Hal tersebut sebagai bentuk partisipasi pemuda, dalam mengisi demokrasi yang harus dijaga kredibilitasnya.
"Dalam kongres ini, sudah waktunya KAMMI merefleksikan diri dan tidak boleh melepaskan tanggung jawab, harus dipantau terus reformasi ini," ujar Irman saat menjadi pembicara di Muktamar KAMMI VII di Universitas Terbuka (UT), Sabtu (1/6/2013).
Usai bergulirnya era reformasi tahun 1999, kata Irman, banyak para aktivis dari kalangan pemuda yang tidak melakukan kontrol politik.
"Kalau tidak ada pengawasan, nanti tujuan reformasi yang diharapkan dalam konteks demokratisasi menjadi crashback," lanjutnya.
Untuk itu, Irman juga meminta kepada segenap kader KAMMI, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, harus melihat sosok pemimpin dan harus lebih kritis.
"Kita butuh pemimpin yang beritegritas, jika nanti kita salah memilih pemimpin, maka lima tahun kedepan kita siap-siap akan seperti ini saja," pungkasnya.
(K. Yudha Wirakusuma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.