SEOUL - Janda dari mendiang Kim Jong-Il, Kim Ok, tampaknya disingkirkan oleh pemerintahan baru di Korea Utara (Korut) yang kini dipimpin Kim Jong-Un. Kim Ok dan ayahnya, Kim Hyo, dikabarkan sudah tidak lagi aktif di Departemen Keuangan partai Pekerja Korut.
"Gosip yang muncul di Korut adalah, pemerintah mulai memaksa pejabat tua era Kim Jong-Il untuk pensiun. Kim Ok bisa saja digolongkan dalam kategori pejabat itu," demikian menurut sumber yang berbicara di Radio Free Asia, Rabu (3/7/2013).
Setelah naik ke tampuk kekuasaan, Jong-Un memang melakukan perubahan yang cukup drastis dalam pemerintahannya. Pria itu memberhentikan Panglima Militer Jendral Ri Yong-Ho dari posisinya, serta U Dong-Chuk selaku Direktur Departemen Keamanan Nasional.
Bersamaan dengan itu, muncul pula laporan yang menyebutkan bahwa Kim Ok mencoba bunuh diri dua kali pada awal 2012, tepat setelah Kim Jong-Il wafat. Kim Ok juga sudah tidak pernah terlihat di depan publik.
Media sempat melaporkan, Kim Ok menjalani perawatan di Beijing dan Berlin. Salah satu sumber kembali mengatakan, Kim Ok bisa saja pensiun karena alasan kesehatan.
Salah seorang pengamat dari Sejong Institute, Chung Sung-Jang, berpendapat, Kim Ok tidak lagi dibutuhkan oleh rezim Korut. Hal itu disebabkan karena tugas perempuan itu adalah bertanggung jawab terhadap jadwal Kim Jong-Il. Ketika putranya naik ke singgahsana, Kim Ok tidak lagi memiliki tanggung jawab yang signifikan.
Seperti diketahui, Kim Ok merupakan perempuan lulusan Fakultas Seni Musik di Universitas Pyongyang. Selain mahir memainkan piano, perempuan itu juga merupakan penari.
Kim Ok menjadi sekretaris Kim pada 1980. Lalu menjadi istrinya tepat setelah istri Kim, Ko Yong-Hui meninggal dunia. Ko Yong-Hui merupakan istri ketiga Kim Jong-Il sekaligus ibu biologis Jong-Un.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.