Penjualan Tanah Wakaf Urusan Senior PKS

Tegar Arief Fadly, Okezone · Jum'at 05 Juli 2013 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 05 339 832679 4JPFDtQdpI.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seolah terus menghindar saat dimintai konfirmasi terkait penjualan tanah wakaf oleh Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminudin ke mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Itu saya enggak tahu itu," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7/2013).

Nasir sendiri menolak untuk memberikan keterangan terkait kasus tersebut. "Itu urusan senior, saya kan masih yunior. Tanyakan ke Yusuf Supendi," ujar Anggota Komisi III ini.

Sebelumnya, pendiri Partai Keadilan, Yusuf Supendi, menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia menuding Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hilmi Aminuddin, pernah menjual rumah wakaf di Cipanas, Jawa Barat kepada Luthfi Hasan Ishaaq.

Namun rumah itu disita KPK karena diduga terkait terkait Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan Luthfi Hasan. Dia mengaku datang mendampingi Faisal Rahmat, ahli waris rumah induk wakaf wasiat Majelis Ta'lim Miqratul Quran diĀ  Jawa Barat.

Seperti diketahui, KPK menyita tanah dan bangunan itu pada 31 Mei 2013. Diduga ada indikasi penyamaran, perubahan bentuk, pengatas namaan orang lain terkait korupsi yang dilakukan Luthfi Hasan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini