Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mesir Diminta Larang Kapal Perang AS Lewati Terusan Suez

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Selasa, 03 September 2013 |13:04 WIB
Mesir Diminta Larang Kapal Perang AS Lewati Terusan Suez
Armada Laut AS (Foto: DefenceTalk)
A
A
A

KAIRO – Rencana serangan Amerika Serikat (AS) ke Suriah menimbulkan kemarahan di kawasan Timur Tengah. Sebagian warga di Mesir meminta pemerintahnya menutup Terusan Suez agar tidak dilewati kapal perang AS yang ingin menyerang Suriah.
 
“Saya mendukung Pemerintah Suriah menghadapi serangan dari AS,” ujar juru bicara kelompok Tamarod, Mahmoud Badr, seperti dikutip Time, Selasa (3/8/2013).
 
“Warga yang mendukung serangan AS adalah pengkhianat,” lanjutnya.
 
Tamarod adalah kelompok pemuda berpengaruh di Mesir. Kelompok itu memiliki andil besar dalam kejatuhan Mohamed Morsi dalam kudeta militer Juli lalu.
 
Dukungan untuk Pemerintah Suriah juga datang dari pemimpin Partai Arus Massa, Hamdeen Sabahi. Partai Arus Massa merupakan pemenang ketiga dalam pemilu parlemen Mesir tahun lalu.
 
“Serangan kepada Suriah kami anggap juga sebagai serangan kepada Mesir,” ucap Sabahi dalam sebuah acara televisi.
 
Namun, tuntutan Badr dan Sabahu kemungkinan kecil akan dipenuhi Pemerintah Mesir. Penguasa Mesir selama ini dikenal sebagai sekutu dekat AS.
 
Terusan Suez dianggap penting karena menjadi satu-satunya rute yang bisa dipakai AS untuk memindahkan armada lautnya dari kawasan Teluk ke wilayah Suriah dengan cepat. Setidaknya ada lima kapal perang AS yang sudah disiapkan di dekat wilayah Suriah. Pemerintah AS dikabarkan segera menyerang Suriah jika telah mendapat persetujuan dari Kongres.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement