KARANGANYAR - Memperkenalkan hewan berbahaya kepada anak-anak bisa dilakukan dengan banyak cara. Di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sebuah komunitas pecinta reptil melakukan atraksi melibatkan reptil berbahaya. Mereka melakukan atraksi menghadirkan ular kobra demi menarik perhatian anak-anak.
Dalam atraksi itu, komunitas pecinta reptil ingin menunjukkan bahwa hewan melata, termasuk ular, sebenarnya mengasyikkan. Dengan berani, seorang anggota komunitas, mencium kobra di belakang kepalanya. Tentunya, dibutuhkan keahlian khusus dan banyak latihan untuk melakukan adegan berbahaya itu.
Pecinta reptil, Yosfan Yosi Septiawan, Selasa (10/9/2013), mengatakan, dengan perlakuan khusus, ular berbahaya sekali pun bisa jinak, bahkan menjadi teman bermain.
“Kami sebagai komunitas pecinta reptil tertua di wilayah Solo, ingin menghilangkan kesan bahwa reptil itu menakutkan. Reptil bisa diajak bercanda serta bermain layaknya hewan peliharaan lainnya,” tutur Yosfa,
Selain mencium ular, para penonton juga ditunjukkan cara mengambil bisa ular.
Anak-anak yang menonton pun akhirnya tertarik dan mau mencoba memegang ular. Ada dua ekor ular sanca besar, berwarna kuning dan cokelat, yang menjadi sasaran anak-anak.
“Enggak takut, senang bisa bermain sama ular. Tapi kalau di rumah, pengennya punya kucing,” tutur seorang anak, Garwika Akaila Putri.
Selain ular, anak-anak juga diperkenalkan dengan hewam melata lainnya, yakni biawak besar.
Dengan didekatkan dengan hewan-hewan tersebut diharapkan anak-anak bisa mengenal dan mencintai satwa.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.