Share

Unismuh Rakorwil BEM PTM Se-Indonesia Timur

Arpan Rachman, Okezone · Kamis 05 Desember 2013 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 05 373 907998 vRrS23dsaT.jpg Logo Unismuh

MAKASSAR - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) seluruh Indonesia Timur mengadakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Rakorwil PTM se-Sulawesi Bagian VII ini mengusung tema "Meneguhkan Identitas BEM PTM Indonesia sebagai Gerakan Intelektual Muda Muhammadiyah'. Gelaran acara akan berlangsung 5-7 Desember 2013 di Auditorium Al-Amien, Unismuh Makassar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Wakil Rektor III Unismuh Makassar Samhi Muawan Djamal mengatakan, aktivitas kemahasiswaan di Unismuh cukup representatif dengan kondisi kampus saat ini memiliki 48 lembaga termasuk UKM, BEM, dan HMJ.

Samhi menegaskan, bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan melanggar aturan akademik dan kampus, khususnya melakukan tindak anarkis akan langsung di drop out (DO).

"Kegiatan mahasiswa tetap dalam pengawasan oleh Wakil Dekan III se-Unismuh sebagai perpanjangan tangan dari WR III," ujar Samhi, Kamis (5/12/2013).

Samhi pun membeberkan teknik dalam pembinaan mahasiswa dengan melakukan kegiatan rutin sebagai wadah silaturahim antara pengurus lembaga.

Sedangkan Ketua Badan Pelaksana harian (BPH) Unismuh sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sul-Sel HM Syaiful Saleh menyatakan, rapat koordinasi BEM PTM se-Indonesia Timur di Unismuh cukup relevan untuk mengasah diri tampil dalam forum.

"Di lapangan bukan tempat mengasah diri, tetapi perbanyak  kegiatan seperti ini, yakni rapat koordinasi agar tercipta satu gerakan dan satu tujuan," kata Syaiful.

Syaiful membeberkan, eksistensi 159 PTM sangat diakui oleh pemerintah karena dapat menyelesaikan masalah internal belajar untuk perubahan, kesejahteraan kalangan mahasiswa, dan kontrol sosial. Diuraikan, peranan mahasiswa dan kader Muhammadiyah adalah untuk menghadirkan kenyamanan dalam dunia kampus sebagai identitas PTM.

"Semua amal usaha Muhammadiyah itu milik Pengurus Pusat Muhammadiyah dan kita semua ini hanya penyelenggara dan BEM PTM berfungsi sebagai subjek dalam kelangsungan PTM," tegas Syaiful.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini