DUMONT D’URVILLE – Operasi penyelamatan kapal Rusia yang terjebak di Antartika kembali gagal. Helikopter milik China tidak bisa mendekati kapal bernama Akademik Shokalskiy tersebut karena masalah teknis.
Sebelumnya, kapal pemecah es milik Australia dan Prancis juga berusaha melakukan penyelamatan. Namun, keduanya mundur karena cuaca buruk.
Akademik Shokalskiy membawa 74 penumpang dari berbagai negara. Kapal itu terjebak di tengah es Antartika sejak malam Natal.
“Para penumpang kapal tidak merasa kecewa atau marah,” ujar seorang penumpang Akademik Shokalsiy, Alok Jha, seperti dikutip Guardian, Kamis (2/1/2014).
“Pasti mereka memiliki kekhawatiran, namun mereka tidak menunjukannya kepada penumpang lainnya,” lanjut Jha.
Akademik Shokalskiy terjebak sekira 180 kilometer (km) dari stasiun penelitian Dumont D’urville milik Prancis. Operasi penyelamatan Akademik Shokalskiy dikoordinasi oleh Otoritas Keamanan Laut Australia (AMSA).
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.