Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuota Haji 2014 Tetap Dipotong 20 Persen

Kemas Irawan Nurrachman , Jurnalis-Selasa, 28 Januari 2014 |16:37 WIB
Kuota Haji 2014 Tetap Dipotong 20 Persen
Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu, saat jumpa pers di Kemenag (Foto: Roma Danyl/Kemenag)
A
A
A

JAKARTA - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama, Anggito Abimanyu, memastikan kuota jamaah haji 2014 mendatang tetap akan dipotong sebesar 20 persen.

“Pemotongan kuota jamaah haji 2014 tetap dilakukan sebesar 20 persen,” kata Anggito saat jumpa pers di Kementrian Agama, Lapangan Banteng, Selasa (28/1/2014).

Dengan pemotongan tersebut, maka jumlah jamaah yang sudah terdaftar di 2014 terpotong hingga 40 persen.

“Sebanyak 20 persen jamaah yang dipotong di 2013 akan diprioritaskan di musim haji 2014, secara otomatis itu bisa mengurangi jumlah keberangkatan jamaah yang terdaftar di tahun tersebut,” paparnya.

Pemotongan ini, lanjut Anggito, akan berlangsung hingga 2016. “Ibaratnya mobil yang masih dalam perbaikan, itu tidak bisa langsung berjalan cepat. Jadi pemotongan itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman jamaah,” tandasnya.

Meski demikian, tambah Anggito, Kementrian Agama akan tetap melakukan peningkatan dan perbaikan pelayanan selama musim haji tersebut.

“Pemondokkan, transportasi, dan akomodasi setiap tahun akan kita tingkatkan. Bus-bus yang sudah di-upgrade kita perbanyak biar jamaah semakin nyaman beribadah,” paparnya.

Ditanya mengenai kerja sama antara-Kementrian Agama dengan Islamic Development Bank (IDB) pada musim haji 2014, Anggito mengaku sudah terjadi kesepakatan dalam pengelolaan denda atau dam milik jamaah.

“Kami tinggal menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) apakah pembayaran dam itu masuk dalam direct cost atau indirect cost dalam penyelenggaraan haji. Selain itu, kami juga masih memikirkan tawaran IDB yang akan mengelola dana haji dengan return di atas pasaran,” tuturnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement