Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kargo Pos Haji Solusi Atasi Barang Tercecer Jamaah

Kemas Irawan Nurrachman , Jurnalis-Kamis, 24 April 2014 |14:40 WIB
Kargo Pos Haji Solusi Atasi Barang Tercecer Jamaah
Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu
A
A
A

JAKARTA - Permasalahan barang bawaan para jamaah haji Indonesia setiap tahun selalu ada. Ini disebabkan barang bawaan membengkak ketika para jamaah kembali ke tanah air.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Agama RI meluncurkan kargo pos haji. Kargo Pos ini merupakan kerja sama PT Pos Indonesia yang bertujuan memberikan pelayanan barang bawaan jamaah haji dan Umroh, sehingga mereka bisa fokus melaksanakan ibadah haji dan Umroh.

“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, akan melakukan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji dan umroh Indonesia,” kata Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Anggito Abimanyu, saat peluncuran Kargo Pos Haji dan Umroh.

Anggito mengakui, kasus kelebihan barang bawaan jamaah yang tertinggal di Arab Saudi cukup mengganggu kredibilitas penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga mulai 2014, Kemenag menetapkan kebijakan agar kelebihan barang bawaan jamaah bisa diangkut dengan kargo nasional.

Selain untuk mengangkut barang bawaan jemaah haji, pemerintah akan melakukan penawaran kepada pihak kargo nasional untuk melakukan pengangkutan ke Indonesia daging (dam) haji Tamattu yang berjumlah lebih dari 155.200 potong kambing.

“Dengan demikian, daging tersbut dapat dimanfaatkan bagi masyarakat dhuafa di Indonesia melalui pengangkutan kargo nasional tersebut,” jelas Anggito.

Sementara itu Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Budi Setiawan mengatakan, PT Pos Indonesia berkomitmen untuk membawa oleh-oleh atau barang-barang para jamaah, baik dari Makkah maupun dari Indonesia, sehingga lebih terfokus untuk beribadah.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement