Share

Banyak Bencana, Warga Tionghoa Tak Gelar Kirab Budaya

Oris Riswan, Okezone · Jum'at 31 Januari 2014 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 31 526 934349 kQPmdxGsvc.jpg

BANDUNG - Perayaan Imlek di Kota Bandung dalam tiga tahun terakhir selalu diramaikan dengan Kirab Budaya Cap Go Meh. Kirab Budaya ditampilkan dua pekan usai Imlek.

Biasanya, kirab budaya menampilkan atraksi barongsai, liong, serta berbagai atraksi lainnya. Para pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jalan Cibadak jadi lokasi berkumpulnya para peserta kirab.

Namun untuk tahun itu tidak ada kegiatan demikian. Konvoi para peserta kirab budaya di sejumlah jalan di Kota Bandung, juga tidak akan terlihat.

"Untuk tahun ini, di Bandung tidak ada Kirab Budaya," ujar relawan Vihara Dharma Ramsi, Erick Mintarja, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/1/2014).

Pertimbangannya, saat ini di Indonesia banyak terjadi musibah dan bencana alam. "Daripada buat pesta seperti itu, lebih baik disumbangkan ke saudara kita yang tertimpa bencana," ungkapnya.

Selama ini, pelaksanaan Kirab Budaya menelan biaya cukup mahal. Erick sendiri membenarkan hal itu meski tidak tahu persis berapa anggarannya. "Biayanya berasal dari iuran," jelasnya.

Hal serupa akan dilakukan, tapi uang yang terkumpul akan disalurkan ke korban bencana. "Nanti kita himpun," ucapnya.

Untuk tahun ini, umat Tionghoa hanya beribadah untuk menyambut pergantian tahun. Peribadatan dilaksanakan kemarin malam dan hari ini.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini