BOGOR - Agus (50), orang tua korban pembantu rumah tangga (PRT) yang disekap dan dianiaya oleh istri jenderal, MS berhasil bertemu dengan anaknya, Yuliana kemarin usai menghampiri kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kemarin. Ia merasa terharu bisa bertemu dengan anaknya yang sudah 6 bulan tidak bertemu.
"Saya menangis saat ketemu dengan Yuli. Diapun menangis. Kami sudah 6 bulan tidak ketemu," ujar Agus dengan terharu, Kamis (27/2/2014).
Ia melanjutkan, saat bertemu ia langsung memeluk anaknya erat sambil berlinang air mata. Ia pun mendengar keluh kesah anaknya yang sudah rindu berkumpul dengan keluarganya di kampung halamannya di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru Selatan, Maluku.
"Dia senang kalau bapaknya datang. Dia ingin pulang kangen ingin ketemu adiknya," tuturnya.
Saat bertemu, Yuliana bercerita kepada ayahnya soal perlakuan MS saat bekerja dirumahnya. Agus mengatakan bahwa Yuli pernah disiksa dengan dipukul, ditampar dan bahkan diinjak. "Dia (Yuliana) tidak terima diperlakukan kasar makanya bilang ke saya untuk dijemput," akunya.
Selain bertemu anaknya, Agus juga sempat bertemu istrinya, Marlinda di kantor Komnas HAM di Jakarta. Ia juga senang bisa bertemu istrinya setelah kemarin sempat mencari ke rumah MS. Namun, ia merasa ada yang beda terhadap istrinya.
Menurutnya, istrinya kini berada dibawah tekanan keluarga MS. "Saya coba ajak pulang, tapi dia tidak mau. Dia malah suruh saya pulang duluan," ujarnya.
Ia berharap agar anak dan istrinya bisa kembali bersatu dan kembali ke kampung halamannya.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.