Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Racikan "Oplosan Maut" Perenggut Nyawa

Antara , Jurnalis-Kamis, 17 April 2014 |10:59 WIB
Inilah Racikan
A
A
A

MALANG- Sembilan orang warga Sumberwaras, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tewas setelah berpesta minuman keras oplosan. Peristiwa itu bermula saat 14 orang melakukan pesta minuman keras di sebuah rumah untuk merayakan ulang tahun.

Menurut Kapolres Malang AKBP Aldi Deriyan Jayamarta, racikan "oplosan maut" itu terdiri dari delapan jenis merek minuman yang dicampur menjadi satu. "Berdasarkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), ada delapan merek minuman keras yang dioplos menjadi satu. Salah satu merek yang kami temukan berisi riven (sejenis ethanol)," katanya di Malang, Jawa Timur, Kamis (17/4/2014).

Dia menambahkan, jenis minuman lainnya yang ditemukan di TKP adalah Kratingdaeng, Sprite, Coca-Cola, Bir Bintang, Tebs, Mocacino, dan Fanta. Semua botol minuman tersebut akan dikirim ke laboratorium di Surabaya. Semua minuman itu dicampur dengan riven.

Untuk melakukan penyelidikan secara detail atas kasus minuman keras oplosan yang merenggut nyawa itu, kata Adi, Polres Malang tidak hanya menerjunkan tim dari Satreskrim, tapi juga Satreskoba.  "Terpaksa kami harus menunggu korban lainnya hingga sembuh. Sebab, salah satu korban yang masih hidup dan kami mintai keterangan, kondisinya masih kritis," katanya.

Sebelumnya, pesta minuman keras di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang menewaskan sembilan orang. Korban tewas setelah pesta minuman keras di Sumber Waras, Lawang itu adalah Sri Wijiastuti (32) alias Dwi warga Sembon Wetan, Ngajum, Kabupaten Malang. Selain itu, Edwin Bachrudin warga Singosari; Jafar warga Sidodadi, Lawang; Kholili, warga Bedali dan Arif Dian, warga Tegalrejo. Kemudian Nardi, warga Desa Sidodadi; Rudi Iswanto warga Desa Sidodadi; dan Jayadi, warga Lawang, meninggal di RSSA Kota Malang serta satu orang belum teridentifikasi.

Sementara yang masih dirawat di RS Panti Nirmala adalah Paito dan Supir, keduanya warga Sidodadi, Lawang. Sedangkan yang dirawat di RSSA Malang adalah Satuin (40), Sutikno (29), Paito (34), dan Samidi, warga Sidodadi, Lawang serta Tri Hardiyanto (32), warga Desa Polaman, Kecamatan Lawang.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement