Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wow, Mahasiswa ISI Solo Menari 24 Jam

Bramantyo , Jurnalis-Selasa, 29 April 2014 |21:09 WIB
<i>Wow</i>, Mahasiswa ISI Solo Menari 24 Jam
A
A
A

SOLO – Selama 24 jam yang dimulai hari Selasa (29/4/2014) pukul 6.00 WIB hingga hari Rabu (30/4/2014) pukul 6.00 WIB pagi, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar pergelaran tari yang diberi nama Solo 24 Jam Menari, yang kali ini bertemakan Suara Tubuh Membuka Hati dalam rangka memperingati World Dance Day.

“Dalam acara ini memang sengaja dipentaskan empu-empu atau maestro tari dari beberapa daerah di Indonesia,” jelas Rektor ISI Solo, Prof Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum, S.Kar, M.Hum di sela-sela acara Solo 24 Jam Menari di kawasan Jendral Sudirman (Jensud), Solo, Jawa Tengah, Selasa (29/4/2014).

Rochana mengatakan bahwa keempuan dalam tari tradisi merupakan bagian yang dirasa penting pada masa sekarang. Sehingga tidaklah berlebihan bila pilihan terhadap keempuan dalam konteks Negara dimaknai sebagai pemimpin.

Menurut Rektor ISI Solo, empu pada hakekatnya adalah pemimpin yang member ketauladanan. Tidak hanya itu, dalam diri empu tersimpan beragam pengetahuan intangibel.

Dalam realitas empiris khasanah kekayaan para empu tersebut sebagian dan atau mungkin seluruhnya belum dapat diwariskan oleh generasi yang mengalami hidup di zaman sekarang ini.

Melalui World Dance Day 2014, kata Rochana, ISI Solo sebagai ajang dalam rangka pewarisan beragam khasanan pengetahuan tari yang tersimpan dalam diri pada empu melalui pergelaran, workshop, dan ceramah.

Sementara itu, berbagai pentas tari mewarnai Suara Tubuh Membuka Hati, diantaranya sajian tari Pangarsa Bisma Kridha, tarian Lenggang Kipas, tari Remo Boletan, Tari Merak Indramayu, dan sebagainya.

Selain itu, juga diselenggarakan sarasehan tari di Loby Pascasarjana ISI Solo, yang menampilkan Direktur Pembinaan dan Perfilman Direktorat Kebudayaan Kemdikbud Prof Dr. Endang Caturwati, M.Hum, Direktur Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Di samping pergelaran maestro tari seperti, Suyati Tarwo Sutargio dari Pura Mangkunegaran Surakarta, Andi Ummu Tunru dari Makasar, Agus Tasman Rono Atmojo dari Surakarta, dan sebagainya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement