Share

Kampus Asia Menggeser Dominasi AS & Inggris

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Jum'at 02 Mei 2014 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 02 373 979044 D0DOYtFaif.jpg Pohang University of Science and Technology di Pohang, Korea Selatan, menjadi kampus terbaik dunia berusia di bawah 50 tahun. ( Foto: dok. Postech)

JAKARTA - Dalam berbagai pemeringkatan kampus dunia, perguruan-perguruan tinggi Amerika Serikat (AS) dan Inggris mendominasi daftar. Kita pun familiar dengan Harvard, Yale, Stanford, MIT Oxford dan Cambridge sebagai pemilik peringkat 10 besar kampus unggulan dunia.

Tetapi, kedigdayaan mereka sebagai kampus elite sejagat raya terancam dengan kian bersinarnya kampus-kampus Asia. Dalam pemeringkatan terbaru majalah Times Higher Education (THE) untuk kategori perguruan tinggi berusia di bawah 50 tahun, THE 100 Under 50, terlihat dominasi perguruan-perguruan tinggi Asia.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Daftar ini seperti daftar idaman. Ia memadukan kejeniusan hal-hal baru dan institusi yang akan menjadi generasi berikutnya dari Harvard dan MIT. Sangat menarik untuk melihat daftar institusi yang sangat dinamis ini," papar editor pemeringkatan THE, Phil Baty, seperti dilansir Forbes, Jumat (2/5/2014).

Dari daftar ini, 15 besarnya juga masuk ke daftar THE lainnya, 200 kampus unggulan dunia. Meski masih muda, kampus-kampus tersebut membangun dirinya sebagai kompetitor berbagai perguruan  tinggi elite sejagat raya. Tetapi menurut Baty, kampus berusia di bawah 50 tahun lebih berorientasi membantu mahasiswanya membangun kemampuan praktis yang dapat digunakan di dunia kerja ketimbang hanya menjadi menara gading. 

"Institusi-institusi ini menghabiskan lebih sedikit waktu melakukan riset dan lebih banyak waktu dalam bekerja mencari solusi berbagai masalah dunia. Mereka juga melahirkan berbagai teknologi yang merupakan kemajuan atas hasil langsung dari dunia komersial," imbuh Baty.

Pemeringkatan THE 100 Under 50 2014 menggunakan 13 indikator yang sama dalam THE World University Rankings. Indikator tersebut merepresentasikan keluaran industri (penilaian atas inovasi), pengajaran (reputasi, rasio dosen dengan mahasiswa, dan jumlah doktor), sitasi (dampak dan pengaruh riset), research (jumlah, pendapatan dan reputasi), dan outlook internasional (jumlah mahasiswa dan dosen internasional serta rasio jurnal nasional  dan internasional).

Pemilik tahta 100 Under 50 adalah Pohang University of Science and Technology di Pohang, Korea Selatan. Selama tiga tahun berturut-turut, perguruan tinggi yang berdiri pada 1986 tersebut menempati posisi puncak daftar THE 100 Under 50.

Dikenal sebagai Postech, kelahiran sekolah ini tidak diperkirakan sebelumnya. Park Tai-joon, mendiang mantan kepala perusahaan baja di kota yang sama, POSCO, menanamkan dana abadi USD1,2 miliar sebagai modal pendirian Postech. Tai-joon mencontoh California Institute of Technology di Pasadena, California dengan menekankan studi pada bidang sains dan teknik.

Fokus Postech adalah membangun teknologi baru yang dapat mendukung kemajuan ekonomi Korea. Meski sebagian besar mahasiswanya merupakan warga Korea, Postech berupaya menarik minat mahasiswa asing. Sejak 2010, Postech juga sudah menjadi institusi bilingual dengan kebanyakan kuliahnya diampu dalam bahasa Inggris.

Keluarga mahasiswa Postech masih terbilang kecil. Saat ini ada 1.400 mahasiswa S-1 dan 1.900 mahasiswa pascasarjana. Mereka membayar USD5.900 sebagai biaya kuliah dan hanya menghabiskan biaya USD9.700 setiap tahun.

Berikut daftar 10 Besar THE Under 50

1. Pohang University of Science and Technology (Postech); Republik Korea; nilai 69,8;

2. École Polytechnique Fédérale de Lausanne; Swiss; nilai 68,3;

3. Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST); Republik Korea; nilai 67,4;

4. Hong Kong University of Science and Technology; Hong Kong; nilai 65,3;

5. Nanyang Technological University; Singapura; nilai 61,7;

6. Maastricht University; Belanda; nilai 60,4;

7. University of California, Irvine; Amerika Serikat; nilai 59,3;

8. Université Paris-Sud; Prancis; nilai 56,2;

9. Université Pierre et Marie Curie; Prancis; ; nilai 56,1; dan

10. Lancaster University; Inggris; nilai 55.4.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini