Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jadi Oposisi, Golkar Ubah Paradigma Sebagai Follower

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Senin, 19 Mei 2014 |08:17 WIB
Jadi Oposisi, Golkar Ubah Paradigma Sebagai <i>Follower</i>
Aburizal Bakrie (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Peneliti politik senior dari Founding Father House (FFH) Dian Permata, menilai sebaiknya Partai Golkar tidak berada di poros yang ada saat ini. Baik itu di Joko Wododo (Jokowi) atau Prabowo Subianto.

"Partai Golkar sebaiknya mengambil jalur oposisi.  Dengan begitu mematahkan thesis selama ini yang bergulir bahwa DNA Golkar adalah menjadi partai berkuasa atau berada dalam pemerintahan," jelas Dian kepada Okezone, Minggu (18/5/2014).

Menurut dia, kalau pun Golkar ingin berkoalisi maka sebaiknya membentuk koalisi sendiri. "Tidak ikut-ikutan dalam gerbong yang sudah ada. Karena jika masuk dalam gerbong kedua tersebut maka Golkar sama saja menjadi follower bukan leader," tegasnya.

Namun, seandainya membentuk koalisi sendiri, Dian menyarankan, sebaiknya tidak mengusung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai capres. Sebab berdasarkan survei FFH periode Maret hingga April 2014, dengan siapapun Ketua Umum Partai Golkar itu dipasangkan. maka hasilnya tidak selalu signifikan.

Survei FFH memaparkan, pasangan Aburizal Bakrie - Dahlan Iskan, hanya dipilih oleh 16.78 persen responden. Sedangkan, jika Aburizal Bakrie dipasangkan dengan Hatta Rajasa, hanya disukai oleh 12.29 persen pemilih. Kemudian, jika Aburizal Bakrie - Hidayat Nur Wahid, dipilih oleh14.58 persen reponden.

Sementara, pasangan Aburizal Bakrie - Mahfud MD memperoleh dukungan sebanyak 18.44 persen dari total responden 1.090 orang dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sekira 3 persen.

"Sebaiknya Golkar memainkan kartu baru. Kartu baru sebaiknya jagan orang partai atau politisi. Dengan begitu secara tidak langsung menggeser paradigma tentang politisi yang berkaitan erat dengan kasus korupsi," tuntasnya.(fid)

(Ahmad Dani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement