Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curhatan Wamendikbud saat Gabung di Kemendikbud

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Kamis, 22 Mei 2014 |14:47 WIB
Curhatan Wamendikbud saat Gabung di Kemendikbud
Wamendikbud Musliar Kasim. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Kebudayaan, Musliar Kasim bercerita pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Saat itu, Musliar mengaku, pekerjaan yang dibebankan kepada dirinya sangat berat. Bahkan, dirinya harus berbicara dengan jutaan orang untuk mewujudkan mimpi pendidikan yang lebih baik.

"Bayangkan saja, jumlah siswa SD mencapai 24 juta, siswa SMP 16 juta, dan sekira 10-11 juta murid SMA," tutur Musliar Kasim, dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Program Gerakan Indonesia Berkibar "Percepatan Pembangunan Melalui Pendidikan", di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Namun, dirinya tidak berputus asa. Dia pun memotivasi diri dan betul-betul memberikan indikasi-indikasi agar sadar dalam memajukan bangsa ini melalui pendidikan. Karena, tambah dia, pendidikan merupakan kunci suatu bangsa.

Di sisi lain, mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) itu melanjutkan, para siswa yang berada di pelosok diharapkan bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, sejalan dengan program kurikulum 2013 yang membuat siswa-siswa menjadi produktif, inovatif, kreatif, dan afektif, mengenai kredibilitas, karena memerlukan peningkatkan keterampilan.

"Kurikulum 2013 mengajarkan anak untuk tidak melakukan hanya menghafal saja dalam belajarnya. sekaya apapun daerahnya, tapi jika tidak punya sumber daya yang tidak mumpuni tidak akan maju," pungkas dia.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement