Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sudah Bukan Masanya Ujian Nasional Diperdebatkan

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Kamis, 22 Mei 2014 |16:23 WIB
Sudah Bukan Masanya Ujian Nasional Diperdebatkan
Ilustrasi. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan sudah sepantasnya harus terus didengungkan. Bukan malah mendebatkan ujian nasional (UN), yang tidak akan ada habisnya. Bahkan, abad ini diklaim bukan eranya berdebat, melainkan berkolaborasi.

"Ini bisa membangun anak bangsa," ujar Ketua Komite Gerakan Indonesia Berkibar (GIB), Farhan, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Menurut dia, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia di antaranya adalah kualitas dan kompetensi guru, komitmen mengajar, kualitas manajemen sekolah, kualitas infrastuktur pendidikan, kesempatan pemerataan pendidikan, relevansi pendidikan dengan kebutuhan, visi dan moralitas pendidik serta biaya pendidikan.

Oleh karena itu, Gerakan Indonesia Berkibar (GIB) memerlukan bentuk partisipasi masyarakat dari berbagai pihak, yang diharapkan akan berkontribusi memajukan pendidikan Indonesia.

"Pertama pendukung, mereka yang memiliki fungsi legislatif dalam memastikan aspirasi para pihak yang peduli akan perbaikan pendidikan tertampung dalam menjalankan fungsi legalisasi. Kedua mitra, perusahaan dan institusi yang mengalokasikan dana CSR untuk menjalankan program tanggung jawab sosial untuk perbaikan kualitas pendidikan Indonesia," ucapnya.

Ketiga, lanjut dia, fasilitator, yakni mereka yang memiliki program perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia fasilitator menawarkan program yang dapat membawa pendidikan Indonesia, melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang dapat menjawab tantangan global.

"Terakhir pemberi pengaruh atau influencer, memiliki fungsi meningkatkan pemahaman pentingnya pendidikan melalui penyebaran informasi untuk memperbaiki kualitas guru dan sekolah di Indonesia demi membangun bangsa yang lebih kokoh," bebernya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement