Langgar Kode Etik, Anggota KPU Medan Dipecat

Akbar Dongoran, Okezone · Senin 09 Juni 2014 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 09 340 996143

MEDAN - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Rahmat Kartolo.

Rahmat dianggap melanggar kode etik penyelenggara pemilu atas dugaan kecurangan yang dilaporkan oleh caleg DPR-RI nomor urut 1 dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Sumatera Utara-I, Leo Nababan.

 

Pembacaan keputusan pemecatan Rahmat Kartolo dibacakan dalam Sidang Kode Etik DKPP yang digelar di Jakarta hari ini, Senin (9/6/2014).

 

Dalam laporannya, Leo yang mengatakan, berdasarkan hasil fotokopi C1, ia memperoleh suara sebanyak 61.390, namun setelah hasil rekapitulasi tingkat provinsi diumumkan di KPU Sumatera Utara hanya mendapatkan 36.585 suara.

Setelah diteliti, data C1 TPS berbeda jika dibandingkan dengan data rekapitulasi di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat KPU Kota Medan.

Rahmat Kartolo sendiri mengaku belum menerima surat pemecatan, sehingga dirinya masih akan terus bekerja sebagai Komisioner KPU.

"Tuduhan yang disampaikan terkait penghitungan ulang itu dilaksanakan KPU Medan atas dasar rekomendasi Panwaslu Medan. Sampai saat ini, surat keputusan hasil sidang tersebut masih belum ada, sehingga masih akan tetap melaksanakan kegiatan sebagai komisioner KPU Medan," sebutnya.

Kendati begitu, ia mengaku akan menerima putusan DKPP dan siap dicopot juga dari jabatan. Ia memastikan tidak ada kecurangan yang dilakukan saat rekapitulasi berlangsung. "Tidak ada kecurangan yang dilakukan sesuai tuduhan dan gugatan. Proses penghitungan ulang dilaksanakan secara terbuka," kilahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan Yenni Chairiah Rambe mengaku mulanya belum mengetahui kepastian putusan tersebut. Ini karena saat menyaksikan teleconference putusan sidang DKPP di Banwaslu Sumut, terjadi gangguan jaringan.

"Pembacaannya keputusannya terganggu, sehingga saat itu apa keputusannya tidak dapat diketahui. Kemudian masuk SMS dari Komisioner KPU Sumut Evi Novida Ginting yang memberitahukan putusan sidang tersebut yaitu pencopotan Rahmat Kartolo, serta teguran keras bagi Ketua dan Komisioner KPU Medan lainnya," katanya.

Untuk menindaklanjuti permasalahan itu, katanya,  KPU Medan masih menunggu surat keputusan hasil sidang yang dikeluarkan secara resmi.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini