GOSEONG - Pasukan Korea Selatan (Korsel) telah memojokkan seorang prajurit yang menembak mati lima rekannya dan melarikan diri di sebuah pangkalan dekat perbatasan Korea Utara (Korut).
Prajurit tersebut menembak mati lima rekannya yang berada satu tim dengan dia serta melukai tujuh orang lainnya pada Sabtu, 21 Juni 2014 malam di sebuah pos di Goseong, Korsel. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Minggu (22/6/2014).
Menurut pejabat militer setempat, usai menembak, lelaki yang hanya teridentifikasi mempunyai nama keluarga Im ini melarikan diri dengan membawa senjata api, amunisi, dan granat.
"Sersan Lim akan dipulangkan tiga bulan mendatang, yakni pada 16 September 2014. Sebelumnya dia melemparkan granat dan kemudian melepaskan tembakan. Dia akan kembali setelah menyelesaikan tugasnya," seperti dilaporkan kantor berita Yonhap.
Penembakan tersebut datang ketika Negeri Gingseng ini sedang dalam masa sensitif yang masih syok setelah kematian lebih dari 300 orang dalam bencana feri pada April lalu.
Pihak militer telah dikritik dengan adanya disiplin yang longgar di beberapa unit dan kegagalan untuk mencegah kasus-kasus di mana tentara menderita masalah pribadi, dan telah menembak sesama prajurit.
Semua pria di Korsel yang berbadan sehat harus mengikuti wajib militer sekira dua tahun. Ada kekhawatiran bahwa prajurit baru mempunyai karakter lebih lembut daripada di masa lalu, dan merasa lebih sulit untuk beradaptasi dengan kehidupan militer.
Militer Korea Selatan memiliki lebih dari 600 ribu tentara, yang ditujukan untuk menghalangi agresi Korut, yang merupakan salah satu negara yang paling militer di dunia. Kedua negara ini secara teknis masih berperang setelah konflik 1950-1953 mereka berakhir dengan gencatan senjata, serta bukan perjanjian damai.
Insiden serupa pun pernah terjadi pada 2011, di mana seorang marinir Korsel menembak empat rekan prajurit lainnya sebelum mencoba untuk meledakkan diri dengan granat tangan di sebuah pangkalan dekat perbatasan dengan Korut.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.