GOSEONG - Pasukan Korea Selatan (Korsel) berada dalam situasi baku tembak dengan tentara yang membunuh lima dari rekan-rekannya dengan sebuah granat dan serangan senjata.
Tentara, yang hanya diidentifikasi sebagai Sersan Lim ini, menembak mati lima dari sesama anggota unitnya pada Sabtu malam. Dia juga melukai tujuh orang lainnya di markasnya di Goseong, yang berbatasan dengan Korea Utara (Korut).
Melansir Mirror, Minggu (22/6/2014), usai menembak mati lima rekannya, dia kemudian pergi dengan senapan dan beberapa amunisi. Korbannya diyakini adalah sersan staf, seorang sersan, kopral, dan dua prajurit.
Menurut kantor berita YTN, helikopter telah dikerahkan untuk menjelajahi bukit pada Minggu, 22 Juni pagi dan pasukan kini telah menemuinya sedang berada di dekat sekolah.
Sersan Lim dilaporkan telah melepaskan tembakan lagi pada mereka yang berusaha untuk menangkapnya. Para pemimpin militer diberi wewenang menembak untuk membunuh target kecuali dia menyerah. Sersan Lim sedianya akan dibebaskan dari dinas militer pada September 2014.
Orangtuanya juga telah dibawa ke lokasi tersebut, di mana ibunya telah memintanya untuk menyerahkan diri. Korsel menerapkan wajib militer di negaranya, para pejabat setempat tak menampik jika para prajurit memerlukan perhatian khusus setelah mengalami kesulitan beradaptasi dengan kehidupan militer.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.