Image

Mahasiswa ITB Pemilu Perdana di Luar Negeri

Margaret Puspitarini, Jurnalis · Kamis 10 Juli 2014 18:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 07 10 373 1011110 nnscPwq6AO.jpg Mahasiswa ITB Pemilu Perdana di Luar Negeri (Foto : ITB)

JAKARTA - Menggunakan hak suara dalam pemilihan umum (Pemilu) Presiden 2014 di luar negeri merupakan pengalaman tak terlupakan bagi kaum muda Indonesia. Hal itu yang dirasakan sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tengah mengikuti studi singkat atau kerja praktik di luar negeri.

Dengar saja cerita Rismawati Laila yang sedang melaksanakan program pertukaran pelajar di Fakultas Farmasi University of Ankara, Turki. Pemilu perdana, mahasiswa Sains dan Teknologi Farmasi 2011 itu justru melakukannya jauh dari rumah.

Menurut Risma, antusiasme WNI di sana dalam pemilu kali ini sangat tinggi. Hal tersebut merupakan hasil dari sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di Turki mengenai pemilu. Sehingga meski jumlah bilik suara minim, para pemilih rela antre agar bisa menyalurkan suara mereka.

"WNI di Turki sangat antusias dalam pemilu presiden ini. Meski hanya disediakan satu bilik suara, WNI rela antre untuk menyuarakan hak pilih mereka," tutur Risma, seperti dinukil dari situs ITB, Kamis (10/7/2014).

Tidak hanya Risma, mahasiswa Teknik Kimia ITB angkatan 2011, yakni Baya Indrayana Inggas juga harus menempuh perjalanan panjang untuk bisa menyalurkan suaranya dalam pemilu di Amerika Serikat. Demi pemilu pertamanya, Baya rela menempuh perjalanan selama dua jam dan menunggu lima jam di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York.

Berbuah manis, Baya pun berhasil menyalurkan hak pilihnya. "Saya hampir kehilangan hak pilih saya karena beberapa masalah teknis. Tapi akhirnya saya berhasil memilih dan rasanya sangat menyenangkan!" tulis Baya dalam akun jejaring sosialnya.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini