BANDUNG - TNI punya Anoa dan Komodo, tapi bukan hewan, melainkan kendaraan taktis. Untuk membedakannya, Anoa memiliki enam roda sedangkan Komodo hanya empat.
Kendaraan tersebut biasa mejeng pada berbagai kegiatan TNI. Bahkan tak jarang kendaraan tersebut muncul di jalan-jalan saat terjadi situasi genting.
Anoa dan Komodo merupakan kendaraan hasil produksi PT Pindad (Persero) di Kota Bandung, Jawa Barat. Ya, Bandung yang lebih dikenal sebagai kota fesyen dan kuliner ternyata menjadi tempat dibuatnya kendaraan tempur tersebut.
“Fungsi utama kendaraan ini adalah untuk mengangkut pasukan,” jelas Sales Engineer Kendaraan Khusus PT Pindad, Windu Paramarta.
Oleh TNI, lanjut Windu, kendaraan Anoa dan Komodo digunakan untuk ragam kegiatan operasi, salah satunya di Aceh. Anoa dan Komodo pun dipandang sebagai kendaraan yang cocok untuk kondisi alam di Indonesia, mulai dari mesin, bahan bakar, hingga kemampuan tempurnya.
“Mesin yang dipakai juga yang terbaru. Kita memiliki kemudahan dalam perawatan,” ungkapnya.
Windu menambahkan, Anoa dan Komodo memiliki masing-masing enam varian dengan keunggulan berbeda. Bahkan karena berbagai keunggulannya, Anoa dan Komodo diminati militer negara lain.
Anoa 6x6 RCWS misalnya, kendaraan ini memiliki keunggulan di antaranya pioneer set, pemadam kebaran, jaring kamuflase, hydraulic rear rampdoor system, serta memiliki senjata di bagian belakang berupa senapan mesin ringan 7,62 milimeter.
Militer negara lain berminat memiliki Anoa setelah TNI mengirimkan personel sebagai pasukan pemelihara perdamaian di bawah bendera PBB. Saat menjalankan misi, kendaraan itu dibawa, sehingga banyak dilihat dan dinilai negara lain.
“Ada beberapa negara yang beli, tapi kami tidak boleh menyebutkan negara mana saja. Pokoknya lumayan banyak,” jelas Windu.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.